berita
- By MUHAMMAD SHAQUILLE SUHARTO
- 21 Jul 2026
- 26
Menapaki Langkah Pertama Bersama MASTASARI PPI AMF
MALANG – Pondok Pesantren
Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) menggelar kegiatan Masa Ta'aruf
Santri (MASTASARI) sebagai penyambutan santri baru tahun ajaran 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada 13–17 Juli 2026 ini menjadi awal untuk para
santri agar lebih mengenal kehidupan di pondok.
Selama
lima hari, santri diajak untuk lebih mengenal tentang pondok, peraturan, tata
tertib dan para asatiz pondok. Santri juga diajak banyak kegiatan menarik,
mulai dari kegiatan diskusi, dan banyak pembelajaran edukatif berbasis
teknologi yang menarik.
Salah
satu santri baru, Bareeq Suta Susilo, mengaku sangat senang dalam mengikuti
acara Mastasari. Menurutnya, kesan pertama yang ia rasakan adalah suasana yang
seru dan menyenangkan. Kegiatan favoritnya adalah outbound karena bisa
membuat Bareeq lebih akrab dengan teman-teman baru.
Bareeq
juga mengatakan, kegiatan saat mastasari yang paling berkesan baginya adalah bagaimana
cara evakuasi saat kebakaran serta penggunaan alat APAR (Alat Pemadam Api
Ringan). Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengetahuan baru yang bisa
bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. “Kegiatan ini sangat membantu saya
untuk lebih mengenal para asatiz dan teman-teman," kata pria kelas 10 SMA
ini.
Pada
akhir wawancara, Bareeq berharap kegiatan mastasari ke depannya bisa menjadi
lebih baik lagi. Tidak hanya dari segi pembelajaran, kegiatan, tetapi juga
fasilitas yang diberikan.
Suasana
MASTASARI pun terasa hangat. Di sela-sela penyampaian materi, panitia
mengadakan ice breaking, permainan, dan kegiatan perkenalan yang membuat
santri baru lebih cepat akrab satu sama lain. Pada akhir rangkaian kegiatan,
peserta juga mengikuti outbound untuk melatih kerja sama, kekompakan, dan rasa
percaya diri.
Lewat
MASTASARI, diharapkan santri baru bisa lebih siap menjalani kehidupan di PPI
AMF. Tidak hanya mengenal lingkungan pondok, mereka juga mulai membangun
kebersamaan, belajar beradaptasi, dan menumbuhkan semangat untuk menempuh
perjalanan baru sebagai santri.
Editor: Wilda Fizriyani
