berita
Belajar Mendengar Tanpa Suara: Santri PPI AMF Mengenal Dunia Teman Tuli
MALANG — Pondok Pesantren Internasional Abdul Malik Fadjar (PPI AMF) menyelenggarakan “Deaf Awareness and Learn Sign Language With Teman Tuli” pada Sabtu (22/8/2026) di Perpustakaan PPI AMF. Gelaran edukatif tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Center of Character and Well-Being dan AMF Library.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan santri, baik di tingkat SMP maupun SMA. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan dunia tuli sekaligus meningkatkan pemahaman santri tentang komunikasi inklusif.
Guru bimbingan dan Konseling PPI AMF, Ustadzah Sausanuz Zakiyah Hamibawani menjelaskan, kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya edukasi seputar penyandang disabilitas, termasuk tunanetra. “Awalnya, itu gara-gara ustadzah sering lihat orang kalau di jalan itu sering memakai fasilitas orang disabilitas. Selain itu, mereka jumlahnya banyak dan juga berprestasi. Makanya kita perlu mengenalkan,” kata anggota Center of Character and Well-Being PPI AMF ini.
Perempuan disapa Ustadzah Susan ini tidak menampik ada begitu banyak jenis-jenis penyandang disabilitas. Namun, pada kesempatan ini, pihaknya lebih mengutamakan tunanetra terlebih dahulu. Hal ini karena penyandang ini relatif mudah dikenali.

Selama kegiatan berlangsung, para santri diajak mengenal cara berkomunikasi dengan teman tuli menggunakan bahasa isyarat. Selain memperoleh pemahaman mengenai dunia tuli, santri juga mendapat kesempatan untuk mempraktikkan bahasa isyarat secara langsung.
Menurut Bareeq Suta Soesilo, santri SMA Abdul Malik Fadjar, kegiatan ini menarik karena diajarkan untuk menghormati mereka yang tidak bisa berbicara secara lisan maupun mendengar. “ Dengan adanya program itu kita bisa berbicara satu sama lain,” ungkapnya.
Lewat Deaf Awareness and Learn Sign Language With Teman Tuli, para santri PPI AMF bisa belajar untuk mengenali, memahami, serta berkomunikasi secara inklusif dengan para penyandang disabilitas. Hal ini tentu menjadi nilai positif tersendiri bagi mereka.
Editor: Wilda Fizriyani
